
Hilirisasi Tri Dharma, Institut Hasan Sulur Publikasikan Standar Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
WONOMULYO-IHS – Menuntaskan integrasi mutu dalam pilar utama Tri Dharma Perguruan Tinggi, Institut Hasan Sulur (IHS) secara resmi mempublikasikan dokumen Standar Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Langkah strategis ini menjadi landasan normatif baru bagi pengelolaan, pelaksanaan, serta hilirisasi produk inovasi ilmiah yang dihasilkan oleh seluruh dosen dan mahasiswa di lingkungan kampus IHS.
Penerbitan dokumen ini diselaraskan secara langsung dengan arah kebijakan penjaminan mutu nasional terbaru di Indonesia yang menekankan pentingnya fleksibilitas kurikulum akademik serta dampak nyata dari aktivitas akademik luar kelas. Melalui kriteria yang lebih terfokus, program riset dan pengabdian di Institut Hasan Sulur diarahkan agar tidak berhenti sebagai laporan administratif semata, melainkan mampu memberikan solusi konkret atas permasalahan riil di tengah masyarakat.
Rektor Institut Hasan Sulur menyampaikan bahwa standarisasi ini merupakan komitmen konkret institusi dalam mendorong luaran kerja yang kompetitif dan diakui secara nasional. Dengan adanya parameter evaluasi yang transparan, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) serta Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dapat mengawal jaminan kualitas kemitraan dan pemberdayaan wilayah secara berkelanjutan.
Pihak rektorat mengimbau seluruh civitas akademika di lingkungan Institut Hasan Sulur untuk mempelajari pedoman operasional baru ini. Ketentuan di dalamnya menjadi acuan baku dalam mengajukan proposal, mendesain program kerja pengabdian daerah, hingga pengelolaan publikasi ilmiah berbasis keilmuan masing-masing unit kerja.
Dokumen resmi mengenai Standar Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Hasan Sulur kini dapat diakses secara terbuka untuk memenuhi prinsip akuntabilitas publik dan sinkronisasi data Ditjen Dikti melalui tautan resmi di bawah ini:



