
Perluas Kemitraan Strategis, Institut Hasan Sulur Publikasikan Standar Kerjasama
WONOMULYO-IHS – Guna memantapkan langkah institusi dalam membangun jejaring yang produktif dan berkelanjutan, Institut Hasan Sulur (IHS) secara resmi mempublikasikan dokumen Standar Kerjasama. Instrumen strategis ini diterbitkan sebagai bagian integral dari sistem penjaminan mutu internal (SPMI) untuk mengawal, mengukur, serta meningkatkan kualitas kemitraan baik di tingkat nasional maupun internasional.
Penyusunan Standar Kerjasama yang baru ini dirancang selaras dengan arah kebijakan transformasi penjaminan mutu pendidikan tinggi nasional terkini. Regulasi Dikti saat ini sangat menekankan pentingnya kemitraan yang berdampak nyata (meaningful partnership) terhadap indikator kinerja utama, seperti penyediaan wadah magang mahasiswa, riset kolaboratif dosen, hingga penyerapan lulusan di dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Rektor Institut Hasan Sulur menyampaikan bahwa standarisasi aspek kemahasiswaan dan kelembagaan lewat kerja sama ini merupakan komitmen konkret kampus untuk terus membuka diri terhadap inovasi global. Dengan adanya parameter mutu kerja sama yang jelas, institusi dapat memastikan setiap nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (MoA) yang ditandatangani dapat diimplementasikan secara aktif dan akuntabel.
Pihak rektorat bersama Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) menghimbau unit urusan internasional dan kerja sama, jajaran dekanat, serta seluruh ketua program studi di lingkungan Institut Hasan Sulur untuk menjadikan pedoman operasional ini sebagai acuan baku dalam menginisiasi serta mengevaluasi program kemitraan eksternal.
Dokumen resmi mengenai Standar Kerjasama Institut Hasan Sulur kini dapat diakses secara transparan untuk memenuhi prinsip akuntabilitas publik serta kebutuhan validasi data Ditjen Dikti melalui tautan resmi di bawah ini:
👉 Klik di Sini untuk Mengunduh / Membaca Dokumen Standar Kerjasama Institut Hasan Sulur



